UI dan ESQ Bergandengan Tangan Lakukan Perubahan


Perubahan dijadikannya sebagai misi selama memimpin UI. Ia pun optimis perubahan besar akan terjadi pada bangsa ini sehingga Indonesia Emas akan terwujud. “Karena UI dan ESQ memiliki misi yang sama yaitu melakukan perubahan,” ujar Prof  Usman Chatib Warsa, Rektor UI periode 2002-2007.

Karirnya di UI terbilang mulus. Lulus dari Fakultas Kedokteran UI (FK-UI) tahun 1972, empat tahun kemudian sudah dipercaya sebagai Brevet Mikrobiologi di FK-UI. Berbagai jabatan penting terus dipegangnya, seperti Spesialis Klinik Mikrobiologi UI tahun 1990, Pembantu Dekan I FK-UI tahun 1997-1998 sampai Pembantu Rektor UI periode 1998-2002. Gelar doktoral ia raih tahun 1997 dari Kobe University, Jepang.

Misi perubahan yang dibawanya memang tidak sekadar lips service. Sesaat setelah terpilih memimpin UI, Usman Chatib yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I UI menyatakan, program utamanya adalah akan berupaya mengubah budaya akademik UI menjadi lebih egaliter dan profesional, bersih, tertib dan akrab. “Perubahan ini diharapkan akan memudahkan UI menjadi universitas riset (research university) pada tahun 2010,” ujar kelahiran Jakarta 25 Juni 1947.

Baginya, perubahan tak bisa dielakkan. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, cepat atau lambat, perubahan akan datang. Tak ada yang mampu menghindarinya.”Perubahan adalah sebuah keniscayaan,” tegas suami Etty Heryati ini. Siapa saja yang menolak perubahan, berarti ia anti kemajuan. Sebaliknya, siapa saja yang menyongsong perubahan, berarti pula ia menyongsong kemajuan dalam kehidupannya.

Namun, lanjutnya, tidak semua perubahan akan menghasilkan sesuatu yang baik. Tak sedikit perubahan yang mengarah pada keburukan. Ini terjadi bukan karena perubahannya, tapi karena orang tersebut melakukan langkah perubahan yang salah.”Disinilah perlunya sebuah metode atau cara yang mampu menuntun orang melakukan perubahan ke arah yang baik,” tambahnya.

ESQ, menurutnya, dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk melakukan perubahan yang dimaksud. “Materi-materinya, metode dan caranya memudahkan kita menyinergikan tiga kecerdasan sekaligus yaitu IQ, EQ dan SQ,” imbuhnya.  Karenanya, ia yakin, Indonesia Emas akan segera terwujud. “UI dan ESQ akan bergandengan tangan mewujudkannya,” lanjutnya.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s