MPR dan DPR RI Akan Training ESQ


ESQ terus bergerak cepat melakukan perubahan. Setelah pejabat eksekutif di daerah tingkat I dan II, kini lembaga tertinggi negara yaitu MPR RI yang terdiri dari DPR dan DPD   ikut training ESQ baik secara in house maupun perorangan. Sebuah terobosan besar mewujudkan optimisme Indonesia  Emas.

Lembaran tahun 2006 dibuka dengan berbagai peristiwa bersejarah yang menjanjikan sekaligus penuh dengan harapan bagi para alumni ESQ Leadership Center (ESQ-LC) di seluruh Indonesia. Diawali dengan dipilihnya Ary Ginanjar Agustian menjadi salah satu Tokoh Perubahan 2005 oleh Harian Republika, diikuti dengan diundangnya ESQ LC berbicara dalam forum terhormat Dies Natalis Universitas Indonesia Tingkat FKUI di Salemba, Jakarta (7/2) lalu dan dilanjutkan dengan terpilihnya Penemu ESQ Model tersebut sebagai salah satu pengurus Dewan Pakar ICMI Pusat periode 2005-2010. Terakhir, diundangnya ikon ESQ tersebut oleh Wakil Ketua MPR, A.M. Fatwa ke gedung DPR/MPR, Senayan, 24 Februari lalu untuk membicarakan niat kalangan legislatif untuk mengadakan in house training ESQ di  lembaga terhormat tersebut.

Dalam pertemuan dengan AM Fatwa yang juga alumnus ESQ Eksekutif angkatan ke-44, hadir beberapa anggota DPR yang telah menjadi alumni ESQ. Dari Partai Golkar ada Happy Bone Zulkarnaen dan Priyo Budi Santoso; Irwan Prayitno dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS); Irman Gusman, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hadir pula Sekretaris Jendral (Setjen) MPR Rahimullah, Setjen DPR Faisal Jamal dan Patrialis Akbar dari Partai Amanat Nasional. Sebenarnya masih ada beberapa anggota DPR lainnya yang sudah menjadi alumni ESQ, namun kesibukannya sebagai wakil rakyat membuat mereka tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut.  Diantaranya adalah Yunus Yosfiah dan Andi M Ghalib (PPP), Dudi Makmun Murod (PDIP),  dan Drs H Mujib Rahmat (PKB). Saat itu, Ary Ginanjar sendiri didampingi oleh tokoh nasionalis yang juga mantan anggota Komnas HAM Bambang W Soeharto, Dirjen Pemberdayaan Sosial Departemen Sosial Prof Dr Gunawan Sumodiningrat, Staf Ahli Menneg BUMN Aries Muftie, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Zulfadli dan Direktur Public Relation ESQ LC Hasanuddin Thoyieb.

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa. Tak ada perbedaan antara satu sama lainnya. Latar belakang politik yang berbeda seakan sirna, yang ada hanyalah kesamaan sebagai alumni ESQ yang menjadikan hidupnya sebagai pengabdian kepada Sang Pencipta. Inilah wujud dari oksigen ESQ.

“Sebuah kehormatan dan kebahagiaan yang tak terkira dapat hadir bertemu dengan bapak-bapak sekalian sebagai wakil rakyat di lembaga ini ,” ujar Ary Ginanjar membuka pembicaraan. “I am still green, karenanya kedatangan saya ke sini selain untuk memenuhi undangan dari Bapak-Bapak sekalian, juga untuk mendapatkan arahan dan masukan agar ke depannya, kami dapat lebih baik sehingga  sesuai dengan harapan masyarakat,” kata pimpinan ESQ LC tersebut. Menurut Ary Ginanjar, ESQ LC akan terus mengundang anggota DPR dan DPD yang notabenenya anggota MPR untuk ikut training ESQ seperti yang selama ini telah dilakukan. “Ini akan dikombinasikan dengan rencana in house training yang akan dilakukan nanti,” lanjutnya.

Rencana in house training lembaga DPR dan DPD termasuk karyawannya mendapat sambutan hangat. Irman Gusman, Wakil Ketua DPD, alumnus ESQ Eksekutif angkatan ke-33 menyambut baik hal itu. “Saya bukan hanya setuju, tapi setuju sekali dengan rencana ini. Insya Allah, jika lembaga kita ikut training ESQ, Indonesia akan jauh lebih baik dan aman. Kita akan mulai perubahan dari Senayan karena ESQ sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” ujarnya penuh optimis.

Optimisme serupa juga diungkapkan oleh Happy Bone Zulkarnaen, anggota DPR dari Partai Golkar. ESQ, menurutnya, telah menjadi pembicaraan dimana-mana karena pengaruh positif yang diberikan. “Pak Ary dengan ESQ-nya merupakan  aset nasional, karena itu harus kita dukung dari berbagai sudut dan aspek,” imbuhnya. Begitu pula halnya dengan Patrialis Akbar,” Sebagai aset bangsa, Pak Ary dan ESQ harus dijaga dan dipelihara,” tambahnya. Sementara Setjen MPR, Rahimullah yang akan mengajak karyawan di lingkungan Setjen MPR  mengatakan,“Saya telah lama ingin ikut dan mencari-cari alamatnya, sekarang justru Pak Ary hadir disini,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam tersebut akhirnya menyepakati dua hal. Pertama,  anggota legislatif akan mengikuti training ESQ secara berkala bersama masyarakat umum. Kedua, akan diadakan in house training bagi anggota DPR, DPD dan karyawan di lingkungan Setjen DPR, Setjen DPD dan Setjen MPR. Untuk yang terakhir ini,  forum menunjuk Irman Gusman yang bertanggungjawab dalam mengurus segala sesuatu yang terkait dengan persiapan dan pelaksanaan in house training ESQ tersebut. “Insya Allah, dengan Bismillah kita akan bersama-sama melakukan perubahan menuju Indonesia Emas yang kita cita-citakan,” ujar Irman Gusman.

Untuk kesekian kalinya, ESQ membuktikan dirinya sebagai sebuah oksigen.Kehadirannya netral, tidak berwarna, namun begitu penting pengaruhnya bagi persatuan dan kemajuan bangsa.  Ini juga merupakan wujud independensi ESQ, yang tidak berpihak atau berafiliasi pada kelompok atau aliran tertentu. ESQ hanya berpihak bagi kepentingan bangsa dan berusaha semaksimal mungkin dengan membangun komitmen secara total yaitu komitmen spiritual, komitmen emosional dan komitmen intelektual dalam menyongsong Indonesia Emas.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s