Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui ESQ


Potret buram dunia pendidikan Indonesia membuat siapapun yang peduli dengan masa depan Indonesia akan tergerak untuk berbuat sesuatu. ESQ Leadership Center di bawah kepemimpinan Ary Ginanjar Agustian bersama alumni ESQ segera membentuk program ESQ Peduli Pendidikan, khusus bagi guru-guru di seluruh Indonesia secara gratis. Dan, Lea Irawan, menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan program tersebut.

Tak banyak berbeda dengan peserta training ESQ umumnya, Lea Irawan, memiliki kesan mendalam setelah  mengikuti training ESQ. “Saya menemukan sesuatu yang selama ini saya cari-cari, yaitu spiritualitas hidup. Saya seperti mengalami spiritual journey yang mempertemuan fitrah diri kepada Yang Khaliq,” kenang wanita kelahiran Jakarta, 18 Agustus 1955 ini.

Sebagai wanita karier, tak terhitung banyaknya program training yag telah ia ikuti. Namun, hanya training ESQ yang membuatnya menemukan sesuatu yang berbeda. “Saya menemukan fitrah dan jati diri sebagai hamba Tuhan. Saya tidak hanya tahu Allah itu ada, tapi saya menjadi kenal siapa dan bagaimana besarnya Allah. Saya mendapatan kebahagiaan, kedamaian, ketenangan setelah training ESQ,” tutur ibu dari dua anak ini.

Wanita yang bekerja di PT. Merck Tbk., perusahaan farmasi Jerman sejak 1978 ini tak hanya memiliki kesan mendalam terhadap ESQ. Ada perasaan yang meledak-ledak ingin berbuat sesuatu yang bermakna terus berkecamuk pada dirinya. Bersama para Alumni lainnya, akhirnya perasaan dan keinginan itu terwujud dengan dilaksanakannya ESQ Peduli Pendidikan dengan dukungan penuh dari ESQ LC.

ESQ Peduli Pendidikan, menurutnya, bukan merupakan program yang langsung jadi, melainkan melalui serangkaian proses pencarian bentuk. Cita-cita mulia meningkatkan sumber daya manusia Indonesia membuat Ary Ginanjar Agustian, bersama  para alumni ESQ seperti Iesje S Latief, Nyonya Samsul Mappareppa, termasuk ibunda Ary Ginanjar sendiri, Hj. Anna Rohim dan ia sendiri, tak pantang menyerah mewujudkan ESQ Peduli Pendidikan. “Kami menginginkan adanya peningkatan kualitas kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual para guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar sehingga melahirkan generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Kini, cita-cita mulia tersebut sudah mulai menampakkan wujudnya. Tercatat 20 ribu guru di  Indonesia telah mengikuti training ESQ secara gratis. “Ini wujud kepedulian ESQ Leadership Center khususnya Pak Ary terhadap masa depan Indonesia yang mendukung penuh kegiatan Alumni ESQ ini,” tutupnya.

One comment

  1. Saya tertarik dengan adanya ESQ peduli pendidikan, Bagaimana caranaya kalau ingin ikut training ESQ peduli pendidikan, trima kasih.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s