ESQ Peduli Pendidikan Evaluasi Program Training Guru-Guru


Tekad ESQ  untuk ikut mengangkat kualitas pendidikan di Indonesia secara mental dan spiritual  sedikit demi sedikit mulai terwujud. Jumat pagi (10/3), 4 orang perwakilan dari ESQ Peduli Pendidikan (ESQ PP) yaitu  Hj Anna Rohim (Pembina/Penasihat ESQ PP) Hj. Isje S.Latief (Ketua), Hj. Lea Irawan (Sekretaris) dan  Hj. Yety diterima  langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti) DKI Jaya, Margani M.Mustar  Dipl.SE. Msc di Gedung Dikmenti, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Lea sebagai  salah satu juru bicara dari ESQ PP menyampaikan  evaluasi beberapa kegiatan training ESQ yang secara khusus menyertakan para guru hampir di seluruh Indonesia. Menurut Lea, saat ini program training gratis ESQ khusus untuk para guru sudah menghasilkan jumlah  lebih dari 20 ribu jiwa. Dari seluruh kota yang sudah mengikuti, Jakarta merupakan kota terbesar yang menyumbangkan guru – gurunya  untuk ikut dalam training ESQ PP yang sudah menghasilkan 19 angkatan.

“Harapan kami, dengan apa yang sudah berjalan ini harusnya  sudah ada hasilnya. Untuk itu kami sangat mengharapkan adanya feed back dari bapak – bapak mengenai hal ini. Ini penting karena akan menentukan langkah kami berikutnya,” kata Lea Irawan.

Dari hasil evaluasi ESQ PP, pada saat ini  belum ada satu sekolah di Jakarta yang seluruh guru–gurunya selesai untuk ditraining. Untuk itu ke depan, menurut Lea, program ESQ PP akan membuat beberapa  sekolah percontohan untuk penerapan training ESQ secara total kepada seluruh guru. Ini penting mengingat  peran guru merupakan salah satu pihak yang signifikan  menjadi penentu baik tidaknya kualitas pendidikan anak bangsa ke depan. Apalagi visi  ESQ   adalah mencapai Indonesia Emas dengan melibatkan berbagai komponen bangsa.

ESQ PP bersama-sama dengan Dikmenti yang akan menyeleksi lima sekolah yang akan masuk program ini. Program Sekolah Percontohan ini berujuan untuk mencari format ideal bagi training ESQ PP selanjutnya. Nantinya, akan ada evaluasi secara berkala terhadap dampak yang ditimbulkan dalam proses belajar mengajar pada anak didik pada sekolah percontohan ini.

Menanggapi  pernyataan dari pihak ESQ ini, Kadikmenti mengatakan sangat setuju  dengan program–program training yang  sudah dan akan dilakukan oleh ESQ kepada  para guru. Sambil memuji peran ESQ sebagai salah satu agen perubahan mral dan spiritual  yang paling berhasil, Kadikmenti  berjanji akan memberikan  dukungan kongkrit guna mewujudkan Indonesia Emas. Salah satunya, dengan memberikan penugasan  kepada para guru untuk mengikuti training dan membicarakan terlebih dahulu mengenai usulan sekolah percontohan tersebut. “Ini sepertinya harus kita lakukan mengingat peran ESQ sebagai sebuah gerakan moral memiliki imbas yang signifikan bukan saja untuk dunia pendidikan namun juga seluruh lapisan anak bangsa secara keseluruhan”, tegas Kadikmenti.

Selain Kadikmenti, hadir dalam pertemuan tersebut Drs H. Satino M.M (Kepala Tata Usaha),  HJ. Ernawati SH (KaSubag Kepegawaian), Drs. Abdul Hamid Msi (Kasubdis SMK) dan Drs. Rationo Msi (Kasubdis Tenaga Pendidikan).

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s