Road Show FKA Jabar


Pengurus Forum Komuni­kasi Alumni (FKA) ESQ Koordinator Wilayah (Kor­wil) membuat terobosan baru. Pertengahan bulan lalu, jajaran pengurus FKA Korwil Jabar melakukan perjalanan road show mengunjungi pengurus-pengurus Korda (koordinator daerah) di wilayah Jawa Barat. “Biasanya pengurus daerah yang datang ke Bandung, kali ini pengurus wilayah yang menyambangi daerah-daerah,” kata Rachmat AP, Sekretaris FKA Korwil Jabar.

Selain ketua Korwil Djoni Rosadi, dalam rombongan terdapat pula pengurus dan aktivis ESQ lainnya, seperti Otje Jusuf, Herman Setiadarma, Baharudin, Soni Nugraha, Tjetjep, Tb Edie Trisna, Wisnu Rahtomo, Sri Meiningsih, Yusuf Haryasa, dan lain-lain. Tampak pula pengurus FKA (pusat) Hariyo Puguh dan Ivan Garda yang sengaja menyempatkan diri untuk mengikuti perjalanan itu.

Rombongan mula-mula melakukan pertemuan dengan alumni dari anggota Brimob Polda Jabar di markasnya di Cikeruh, Sumedang. “Kami sungguh merasa mendapat kehormatan atas kunjungan pengurus Korwil ini,” kata Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Komisaris Besar Bambang Usadi.

Menurut Djoni Rosadi, selain dalam rangka silaturahim menjelang Ramadhan, tur itu juga untuk menggali masukan bagi pengurus FKA Korwil Jabar dalam pertemuan alumni tingkat nasional yang rencananya akan berlangsung di Makassar. Djoni berharap pertemuan alumni di Makassar nanti akan menghasilkan keputusan yang lebih baik bagi kemajuan ESQ. Oleh karena itu, diperlukan berbagai masukan berdasarkan kejadian di lapangan di korda-korda. “Saya menyadari betul berubahnya bangsa ini tergantung pada penyebaran 165. Sebab, problem bangsa kita ini sesungguhnya adalah problem moral,” kata Djoni.

Pengurus-pengurus korda menyambut baik acara yang digagas pengurus korwil ini. “Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan korwil ini. Acara ini sangat bermanfaat untuk memotivasi pengurus di daerah,” kata Ketua Korda Garut Rahmat.

Dalam pertemuan yang digelar di Cikeruh, Garut, Cirebon, Bogor, dan Subang itu terungkap banyak hal. Misalnya, tentang terobosan-terobosan yang sudah dilakukan alumni dalam rangka “total action” antara lain menyelenggarakan donor darah, training peduli, aksi sosial, zikir Asmaul Husna, dan sebagainya.

Salah satu yang cukup istimewa adalah yang dilakukan anggota Brimob. “Dalam prosedur PHH (penanggulangan huru hara) yang kami lakukan sekarang ini, ada metode membacakan Asmaul Husna,” kata Kombes Bambang Usadi. Menurut dia, ke depan, dalam mengatasi aksi, anggota brimob tidak lagi menggunakan senjata. Cukup dengan tameng sembari membaca Asmaul Husna. “Saya percaya Asmaul Husna dapat meredam segala macam gangguan,” kata Bambang. TAUFIK ABRIANSYAH

One comment

  1. Aslam mualkum Wr.Wb.
    pak taufil ? pa kabar sudah istirahat belum
    saya udah baca berita nya yang di, berita raker Jabar belum masuk ya ,
    tks, jangan lupa informainya / kedtanagnnya ke sari ater

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s