Langit dan Bintang


Malam itu tiba-tiba saja suara dentuman terdengar begitu dekat. Saya sedikit terkejut, karena sebenarnya hampir saja terlelap. Tidak hanya sekali, tapi terdengar berkali-kali. Semakin jauh saja rasa kantuk yang tadi begitu dekat menghampiri mata. Dengan sedikit kesal saya menuju jendela. Suaranya terdengar seperti suara petasan. Kusibakkan tirai, dan memandang keluar..

Tiba-tiba di langit yang gelap terlihat cahaya berwarna-warni…

Begitu indah.. begitu gemerlap

Mm.. ternyata bukan petasan, tapi kembang api..

Seseorang sedang meluncurkan kembang api malam ini..

Dan saya suka kembang api..

Saya kemudian tidak lagi merasa terganggu..

Bahkan mata saya terus menatap langit, terpesona oleh setiap percikan-percikan api yang meledak di langit..

Gemerlap..

Indah..

Hilang..

Gemerlap..

Indah..

Hilang..

Begitu seterusnya,

Sampai akhirnya mata saya tidak lagi melihat ledakan-ledakan di langit. Kuping saya tidak lagi mendengar dentuman-dentuman di luar..

Untuk sesaat saya terus memandang langit..

Tapi tampaknya permainan sudah usai..

Hampir saja saya menutup tirai, ketika mata saya kemudian melihat cahaya lain di gelapnya langit. Cahaya yang tadi kalah terang dengan gemerlapnya kembang api. Sebuah bintang bercahaya lembut di ujung sana..

Saya tersenyum memandangnya..

Dan memperhatikan dengan seksama..

Ledakan kembang api tadi memang terlihat begitu mempesona..

Tapi cahaya bintang itu..

Terlihat begitu indah..

Begitu sederhana..

Perasaan damai dan tenang perlahan terasa di tubuh ini..

***

Assalamualaikum Wr Wb…

Dear all,

Kemudian saya terpikir suatu hal. Mungkinkah selama ini saya memang sering tertipu oleh kembang api-kembang api dalam hidup saya? Saya sering terpesona oleh kemilau dunia, kesenangan sesaat.. Tidak hanya terpesona, bahkan mungkin saya juga mengejarnya, berlari hanya untuk sekedar melihat “gemerlapnya kembang api-kembang api” tersebut..

Kembang api memang terlihat begitu hebat, tapi hanya sesaat, karena setelah meledak, hilang tak berbekas..

Kembang api takkan pernah menemani langit untuk bersama tawaf mengitari orbit semesta..

Sama seperti segala hal duniawi..

Segala hal tentang nafsu, harta, kedudukan, materi..

Semua tampak indah, tapi sesungguhnya hanya sesaat dan kemudian akan hilang tak berbekas..

Segala nafsu takkan pernah bisa menemani kita tawaf mengitari Ar Rahmaan..

Berbeda dengan kembang api,

Bintang akan terus ada di langit. Kala terang maupun gelap, siang atau malam, cerah atau badai.. bintang sesungguhnya ada terus dilangit, dan sinarnya begitu tenang dan damai, begitu sederhana dan indah..

Bintang akan selalu berusaha menemani langit untuk bersama tawaf mengitari orbit semesta..

Sama dengan segala hal yang tulus di dunia ini..

Cinta yang tulus, nafkah yang baik, keluarga yang sakinah, teman yang amar maruf nahi munkar, pemimpin yang amanah, makmum yang taat, rejeki yang halal, amal yang ikhlas, anak yang sholeh, segala hal tentang suara hati, semuanya akan mampu menemani kita untuk menjalani dan mengakhiri hidup dengan baik..

Merekalah bintang-bintang yang seharusnya kita kejar..

Bintang-bintang yang seharusnya mengisi luasnya langit di hati kita..

Dengan cahayanya yang lembut,

Yang tenang..

Yang damai..

Yang begitu sederhana..

Bintang yang akan menemani kita bertawaf, berputar dalam ke-Maha Luas-an angkasa CintaNya..

***

Kemudian saya menutup tirai. Berjalan menuju pembaringan. Menelentangkan tubuh.. memejamkan mata.. dan berdoa..

Ya Rabb,

Ya Rahmaan. Ya Rahiim.

Kuingin, cinta sejatiku hanya untukMu..

Karena itu, jadikan aku dekat dengan orang-orang

yang juga ingin menjadikan Engkau sebagai cinta sejatinya..

Jadikan pula hatiku luas bagai langit…

Agar aku selalu tersenyum dengan segala ketetapan yang Kau berikan padaku..

Dan hiasi hati ku tersebut dengan bintang..

Bukan dengan kembang api..

Walau mungkin sempat hati ini

dipenuhi oleh gemerlapnya kembang api kembang api

Tapi…

Berikan aku bintang yang sederhana..

Yang mengisi luasnya langit hatiku dengan cahayanya yang damai dan membawa ketenangan…

Bintang yang akan bersamaku bertawaf dan berputar mengarungi angkasa cintaMu..

Menuju CintaMu…

Amiin..

Wassalam

Ruli Amirullah

3 comments

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s