Peran Orangtua Mempengaruhi Motivasi Anak


Sebuah riset perilaku kualitatif dilakukan oleh Argapilar Research Center terhadap beberapa orang anak usia 8-11 tahun yang telah mengikuti Training ESQ di tahun 2008. Anak-anak tersebut mengalami perubahan perilaku yang membaik pada diri mereka. Perubahan ini terjadi pada beberapa aspek perilaku seperti pengenalan terhadap Allah, aplikasi ibadah dan kehidupan sosial, baik di lingkungan rumah maupun di sekolah.

Namun demikian, riset ini juga mengungkapkan suatu hal menarik. Sebagian dari responden ternyata kembali mengalami masalah dalam hal motivasi dan semangat belajar. Motivasi belajar mereka masih rendah.

Mengapa hal ini terjadi? Dari serangkaian tes psikologi, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) pada anak dan orangtua yang dilakukan Argapilar Research Center tersebut, walaupun ada perubahan positif pada anak tersebut, namun masalah motivasi ini muncul karena dua hal, yaitu kurangnya perhatian orang tua pada anak dan metode memotivasi dan mengajar yang salah.

Perkembangan anak usia 6-12 tahun sesungguhnya berjalan amat cepat dan dinamis. Baik dari aspek kognitif, emosi dan sosial, sehingga perubahan cepat ini menjadikan anak sangat membutuhkan bimbingan dan perhatian dari kedua orang tuanya. Hal ini dikemukakan oleh Harlock, psikolog perkembangan yang menulis buku Psychological Development & Child Development.

Kurangnya perhatian dan cara memotivasi yang salah bisa disebabkan oleh kurangnya pemahaman orangtua akan kebutuhan emosi anak. Misalnya, jika kata-kata yang orangtua berikan banyak menyalahkan atau merendahkan, motivasi anak justru akan menurun dan anak menjadi tidak percaya diri.

Temuan riset di atas menunjukkan pentingnya peran orangtua dalam berinteraksi dengan anak-anak mereka. Apakah interaksi mereka selama ini justru menurunkan motivasi anak? Apakah perhatian yang diberikan orangtua justru membuat anak merasa tidak berharga di hadapan orangtuanya?

Kemampuan orangtua memahami kebutuhan emosi anak, selain kebutuhan fisik dan spiritualnya, sangat penting dimiliki agar anak bisa tumbuh dan berkembang maksimal. Untuk itu, Ary Ginanjar Agustian akan memberi pelatihan untuk menggabungkan kemampuan ini dalam Training ESQ Parenting. Dengan mengembangkan kemampuan ini, orangtua bisa lebih baik mendidik anaknya, terutama dalam meningkatkan motivasi mereka.

Untuk mengikuti Training ESQ Parenting silakan menghubungi:
ESQ Leadership Center
Jl. Ciputat Raya No. 1B Pondok Pinang Jakarta Selatan 12310
Telp. (021) 7696654 Fax. (021) 7696645

Investasi Rp 800.000,- (diskon 10% sampai akhir November 2008)

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s