Dr Mahathir Mohamad: ESQ Sebarkan Nilai Keberhasilan Bangsa


Dr Mahathir Mohamad (kanan) dan Ary Ginanjar di forum diskusi "Nilai Pemuda dan Kepemimpinan Masa Depan"

Dr Mahathir Mohamad (kanan) dan Ary Ginanjar di forum diskusi "Nilai Pemuda dan Kepemimpinan Masa Depan"

“Saya meyakini bah­wa hubungan masyara­kat Malaysia dan Indo­nesia akan se­ma­kin erat melalui ESQ,” ka­ta mantan Perdana Menteri Ma­­laysia Dr Mahathir Mohamad dalam forum diskusi bertajuk “Nilai Pemuda dan Kepemimpinan Masa Depan” yang diadakan oleh ESQ Leadership Center Malaysia, Sabtu 8 November 2008 di Yayasan Kepemimpinan Perdana Malaysia.

Menurut Mahathir, hubungan antara Indonesia dan Malaysia tak hanya melibatkan pemerintah kedua negara, namun juga ma­sya­rakat. “Karena pelibatan masya­rakat menjadi lebih penting dari­pada hanya peran pemerintah saja,” katanya.

“Saya baru pertama kali satu forum dengan Dr Ary Ginanjar, namun saya merasa pemikiran saya sama dengan apa yang di­perjuangkan oleh ESQ,” ujar Maha­thir. Ia menyontohkan tentang kebijakan yang diambilnya, yakni Look East Policy, yang banyak meng­acu pada keberhasilan Je­pang. “Itu dijelaskan secara sistematis oleh Dr Ary,” kata mantan orang nomor satu di Malaysia selama kurun waktu 22 tahun itu. “Jika ingin berhasil, kaum muda harus kembali memegang teguh nilai-nilai murni yang menjadi kunci keberhasilan bangsa bangsa di dunia, seperti yang diajarkan ESQ.”

Saat ini, lanjut Mahathir, kaum muda dilanda krisis moralitas sebagai pengaruh televisi asing, internet, pergaulan yang terlalu bebas dan sangat kurangnya nilai-nilai yang membangun. Ia juga menyatakan bahwa krisis di Amerika Serikat terjadi karena begitu mengedepankan materialisme yang ternyata malah menjadi akar kerusakan ekonomi Amerika.

Mahathir memuji peran yang dilakukan oleh ESQ dalam menyebarkan nilai-nilai murni yang disebut tujuh nilai dasar yakni Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Displin, Kerjasama, Adil dan Peduli, melalui training-trainingnya. Ia pun memberikan apresiasinya karena training ESQ juga telah dilaksanakan di mancanegara antara lain Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Australia, Eropa, AS. “Pak Ary menyebarkan nilai-nilai murni yang jadi dasar keberhasilan bangsa-bangsa di dunia,  dengan pendekatan yang sangat berkesan. Tahniah (selamat) untuk Pak Ary,” ujar Mahathir.

Sementara, Dr Ary Ginanjar yang juga menjadi pembicara dalam forum itu, mengajak agar bangsa-bangsa di dunia melaksanakan pembangunan dengan memegang teguh nilai-nilai kejujuran, kehormatan, sopan santun dan loyalitas. Hal ini yang telah dilakukan Jepang dan terbukti berhasil “Saya baru kembali dari Jepang melaksanakan Seminar ESQ di kota Tokyo dan Kyoto. Di sana saya melihat sendiri nilai-nilai murni terutama kejujuran begitu dipegang teguh oleh masyarakatnya,” ujar Ary.

Forum ini dihadiri oleh Syeikh Muzaphar, astronot pertama Malaysia, perwakilan dari perusahaan-perusahaan besar Malaysia yang telah mengikuti training ESQ antara lain Petronas, UEM, Telekom Malaysia, Sime Darby dan perwakilan pimpinan Universitas terkemuka Malaysia. Saat ini, alumni ESQ di Malaysia telah berjumlah 20.000 orang.

Kehadiran Mahathir dalam acara ESQ kian membuktikan semakin diterimanya ESQ sebagai metode pembentukan pembangunan karakter dan SDM, di dunia internasional.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s