Konser Menembus Batas 3: Persembahan untuk Sang Penyair


Konser Menembus Batas di Ballroom Granada, Menara 165, Jakarta

Konser Menembus Batas di Ballroom Granada, Menara 165, Jakarta

Untuk ketiga kalinya Konser Menembus Batas dilaksanakan. Kali ini, perhelatan musik orkestra bernuansa religi itu, diselenggarakan di Ballroom Granada, Menara 165, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, 4 Desember lalu. Dengan tema ”Tribute to Taufiq Ismail,” konser yang digagas oleh komposer sekaligus konduktor Dwiki Darmawan itu merupakan sebuah penghargaan untuk sang penyair. Taufiq Ismail, yang tahun ini genap 55 tahun berkarya dalam jagat sastra Indonesia, memberikan kontribusi besar dalam dunia musik. Syair-syair yang ditulisnya dinyanyikan para musikus terkenal Indonesia sejak 1974. Ia antara lain berkolaborasi dengan Grup Bimbo, Ian Antono (God Bless), bahkan dengan grup musik era 1990-an, Gigi. 

”Kali ini, saya mengajak para musisi muda yang peduli dengan karya sastra. Sebab, musik tidak hanya dinilai dari nadanya saja, tetapi dari lirik yang memberi hidayah pada pendengarnya,” ujar Dwiki mengenai keistimewaan KMB III itu.

Sederet nama artis lintas generasi ikut memeriahkan konser yang  menampilkan puisi-puisi Taufiq itu. Sebut saja Sam Bimbo, Ahmad Albar, Krisdayanti, Maliq and D’Essential, Ita Purnamasari, Aning Katamsi, Snada dan Dhea Imut.

Suasana haru dan bahagia menyelimuti kegiatan yang dihadiri oleh para tokoh Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ itu. Selain lagu-lagu lama seperti Sajadah Panjang, Ketika Tangan dan Kaki Bicara, Panggung Sandiwara, Lailatul Qadar dan Rindu Rasul, kolaborasi Dwiki dan Taufiq itu juga menampilkan lima lagu baru: Dunia Damai, Pena dan Tinta, Dzikir Tak Putusnya, Undangan Tuhan, dan Jalan Menuju Surga.

Sebagai rasa syukur dan ucapan terimakasih, pada kesempatan itu Taufiq Ismail yang juga alumni ESQ Eksekutif Angkatan ke- 74, menyerahkan empat buku dengan total jumlah halaman 3.000, yang merupakan kumpulan karyanya, kepada pimpinan ESQ Leadership Center Ary Ginanjar, Dwiki Darmawan, Anggito Abimanyu, dan perpustakaan ESQ.

”Semoga KMB akan terus dilaksanakan di gedung ini. Mungkin hingga yang ke-165 nanti, KMB akan tetap menampilkan karya para generasi yang cinta kepada Allah,” ujar Ary Ginanjar saat memberikan sambutan di akhir acara. RAHMA HAYATI

One comment

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s