Warga Binaan Amalkan 7 Budi Utama


Bidang Pembinaan Narapidana Lembaga Pema­syarakatan (Lapas) Cipi­nang mengadakan seminar tentang bahaya narkoba di  Aula
Gasebu Lapas Kelas I pada 8 Ja­nuari. Seminar bertajuk “Dengan Mengamalkan 7 Budi Utama Kita Sambut Tahun Baru 2009 M” itu merupakan wujud kerjasama anta­ra Lapas Cipinang dan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ dalam pembinaan warga Lapas.

Seminar yang dipandu Hadi Gunawan (Koordinator Konselor Narkoba) itu diikuti 300 peserta, mayoritas dari Komunitas Antinarkoba Alumni ESQ Warga Binaan. Mereka antusias menyimak materi yang disampaikan tiga pembicara, yaitu H. Samsul (Kepala Bidang Pembinaan Napi), Melanie Hermanto (Ketua Yayasan Keluarga Pengasih Indonesia), dan Lea Irawan (Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan FKA ESQ).

Di antara peserta, tampak Kalapas Cipinang Haviludin, Arif Gunawan (Ka.Sib Laporan dan Tata Tertib), Herry Wahyono (Koordinator Daerah FKA ESQ Jakarta Timur), Nurhasanah (Pembina Peduli Warga Binaan FKA ESQ) dan Agung Solihin (trainer ESQ).

Kedisiplinan warga binaan membuat kagum para wakil FKA. Mereka sudah duduk rapi di tempat seminar beberapa menit sebelum pukul 9 pagi, saat acara dimulai. Menandai dimulainya acara, mereka menya­nyikan Mars Konseling Narkoba, yel-yel konseling narkoba, tujuh Budi Utama ESQ, melantunkan Asmaul Husna, serta yel-yel Ksatria Muda ESQ dengan semangat.

Penampilan OrkeXtra 100 Pecandu Komunitas oleh SRS dalam lagu Virus dari grup musik Slank, memukau peserta. Begitu pula penampilan grup musik Lapas Band, yang membawakan lagu Grup Ungu, SurgaMu dan Andai Kutahu.

Haviluddin, pada sambutannya berharap tema yang diangkat bisa memacu pesertas jadi pribadi yang lebih baik. Sudah diberikan pengetahuan, tinggal mengamalkannya. “Sehingga, bayang-bayang narkoba akan hilang dari benak kita,” katanya.

Samsul Hidayat menekankan perlunya program pembinaan dan bimbingan bagi warga binaan dan peranserta masyarakat. Menurut dia, mata rantai bandar dan peng­edar perlu diputus. “Camkan, ini yang terakhir kali kalian ada di sini,” katanya tegas.

Itulah sebabnya, 7 Budi Utama (jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli) perlu diterapkan dalam hidup sehari-hari. “Keberadaan 7 Budi Utama merupakan fitrah yang diberikan Allah kepada manusia,” kata Lea Irawan.

Warga binaan makin antusias untuk mengikuti program lanjutan dari ESQ, dan training untuk angkatan selanjutnya. Jamaludin, salah satu warga binaan, misalnya, bertanya program apa saja yang akan dilaksanakan ESQ ke depan.

Seminar ditutup dengan lantun­an Asmaul Husna dan doa yang dipimpin Agung Solihin. Semua yang hadir tampak tersentuh, dan mata mereka berkaca-kaca. Suara adzan zhuhur mengakhiri acara itu. KARYATI NIKEN

One comment

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s