Program Menara 165: Solusi Gratis di Masa Krisis


Ruang alumni di Menara 165

Ruang alumni di Menara 165

Sepanjang 2009, Gedung Menara 165 akan semarak dengan aneka kegiatan. Mata acaranya disesuaikan dengan kebutuhan dan usia para alumni: anak-anak, remaja, mahasiswa, kaum ibu dan para bapak. Dari seminar ekonomi, parenting, hingga pemutaran film. Semuanya gratis.

Tujuh tahun lalu, boleh jadi tak ada yang berani membayangkan pelatihan ESQ bisa berlangsung dengan lima ratus peserta sekaligus. Lebih tak terbayangkan lagi, para alumninya yang tersebar di berbagai daerah dan dari kalangan yang amat beragam, kemudian bahu-membahu membangun gedung yang bisa dipakai untuk pelatihan sumberdaya manusia berdasarkan nilai-nilai Tujuh Budi Utama (jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, peduli).

Pada 23-25 Desember 2008, misalnya, sebanyak 1.200 guru berkumpul di ruang megah Granada Ballroom Gedung Menara 165. Mereka mengikuti training ESQ Peduli Pendidikan. Ya, pelatihan gratis buat para guru itu adalah sebagian dari hasil kerjasama ESQ Leadership Center (ESQ LC) dan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ. Tapi, tentu saja, hasil kerjasama yang lebih penting adalah pembangunan Gedung Menara 165 itu sendiri.

Dari 25 lantai yang direncanakan, Menara 165 memang baru mencapai lantai ke-7. Namun, sejak difungsikan secara resmi pada Mei 2008, gedung itu kini nyaris tak pernah sepi dari kegiatan. Selain untuk pelatihan ESQ yang berlangsung hampir setiap pekan untuk semua kelas, bermacam-macam kegiatan alumni ESQ juga diadakan di sana.

Pemimpin ESQ LC Ary Ginanjar Agustian tak bosan-bosannya mengajak alumni untuk turut menikmati kenyamanan Menara 165. Menghadapi suramnya perekonomian global saat ini, menurut Ary, keberadaan Menara 165 merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Dengan gedung itu, kini bertambah lengkap sarana bagi ESQ LC untuk ”menyapa dan melayani” alumni (after training service). Para alumni dipersilakan menyegarkan kembali pengalaman training ESQ-nya secara gratis di ruang alumni, setiap saat. Penyegaran pengalaman itu diharapkan bisa meneguhkan pribadi-pribadi alumni ESQ sehingga tak mudah goyah dalam keadaan apa pun.

Tak seperti tempat-tempat training lain yang pernah digunakan ESQ, ruang training utama (Granada Ballroom) Menara 165 menyediakan balkon khusus untuk alumni, dengan desain modern, nyaman, dan secara audio-visual dihubungkan langsung dengan ruangan training. ”Ini solusi gratis di masa krisis,” ujar Ary.

Ary menduga, banyak alumni yang sudah bertahun-tahun tak mengikuti perkembangan ESQ dan FKA, terutama mereka yang ikut training di masa-masa awal, sekitar 2001-2002. Diharapkan, kini mereka punya kesempatan untuk bersilaturahim dengan para alumni lain di Menara 165, dan bersama-sama menghidupkan gedung itu dengan berbagai kegiatan positif, menjadikannya sebagai sentra kebangkitan moral bangsa dan pusat kebudayaan baru.

Mulai pekan ketiga bulan ini, Gedung Menara 165 kian semarak dengan aneka kegiatan untuk alumni yang akan digelar sepanjang 2009. ESQ LC menyiapkan berbagai pilihan kegiatan sesuai dengan usia, dari anak-anak, remaja, sampai dewasa. Kegiatan itu terbagi ke dalam empat kategori, yaitu Parents’ Club, Executive Club, Youth Club dan Pengajian 165.

Besok malam (21/1), misalnya, ESQ menggelar acara Renungan Akbar 165 Alumni ESQ. Acara untuk semua usia itu antara lain akan dimeriahkan dengan penampilan Dik Doank bersama Komunitas Kandank Jurank Doank.

Bentuk-bentuk kegiatan lain yang disiapkan antara lain seminar, lokakarya, festival, bazar, dan pentas seni. Dalam seminar, alumni ESQ bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada sesama alumni. Lokakarya dirancang sebagai media bagi alumni ESQ untuk menambah keterampilan.

Alumni juga bisa unjuk kebolehan dalam festival, yang dirancang sebagai ajang berkompetisi dengan sesama alumni. Dalam bazar, alumni bisa menampilkan dan menjual hasil karya atau produknya. Sedangkan pentas seni merupakan ajang bagi alumni ESQ untuk menampilkan bakat seni serta bersama-sama mengapresiasi karya seni, misalnya film.

Semua acara untuk alumni itu digelar di Menara 165 karena Menara 165 adalah gedung milik alumni. Saat ini, jumlah alumni yang turut memegang saham PT Grha 165 sudah lebih dari 5.000 orang.

Diproyeksikan, pemegang saham mayoritasnya nanti adalah Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Dengan begitu, PT Grha 165 akan menjadi perusahaan yang mayoritas sahamnya dikuasai lembaga sosial. Maka, sebagian dana hasil dari pengelolaan gedung Menara 165 itu juga akan digunakan untuk kegiatan sosial.

Untuk mewujudkan harapan itu, Ary kini mengampanyekan ”Aksi Gelang Wakaf” Menara 165. Maksudnya, selain dengan pembelian saham, komitmen alumni terhadap gedung itu juga bisa diberikan dalam bentuk wakaf.

Para alumni yang hendak berperanserta menjadi muwakif (pemberi wakaf) akan diberi gelang karet sebagai tanda kesediaan mentransfer dana setiap bulan ke rekening Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa (BCA No. 237 301 8465 atau Bank Syariah Mandiri No. 060 0165 165) dengan pilihan nominal Rp. 100.000,-, Rp. 50.000,-, dan Rp. 25.000,-.

Bila 180.000 alumni yang ada di wilayah DKI Jakarta saja masing-masing sanggup berwakaf Rp. 100.000,-, maka tidak sampai enam bulan, Gedung Menara 165 bisa segera ditegakkan dan betapa banyak kaum dhuafa yang bisa dibantu, anak-anak putus sekolah diberi beasiswa, dan anak-anak balita ditingkatkan gizinya. Insya Allah. YANTO MUSTOFA (ymusthofa_165@yahoo.com)

8 comments

  1. kita berdo’a mudah2an menara 165 dapat segera terselesaikan, dan semoga program2 ESQ bisa terus berjalan guna mewujudkan Indonesia Emas 2020…….amin.

  2. insyaallah… Allah pasti berikan kemudahan untuk penyelesaian grha 165…
    kepada teman2 mari kita sosialisasikan kegiatan gelang wakaf kepada seluruh alumni… semoga kegiatan ini dapat membantu cepat selesainya grha 165 sebagai rumah berkumpulnya para alumni… amin…

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s