Training ESQ Kepolisian Daerah Jawa Barat: Menuju Polisi yang Humanis


Ary Ginanjar pada penutupan training ESQ Polri I di Makokorps Brimob Polda Jabar

Ary Ginanjar pada training ESQ Polda Jabar I di Makokorps Brimob Polda Jabar

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Brigadir Jenderal Momon Rusmana tidak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. “Saya terharu. Mudah-mudahan semua anggota Polda Jawa Barat bisa mendapatkan pencerahan seper­ti ini,” kata Momon kepada ESQ Magazine.

Tiga anggota Polda Jawa Barat yang berbincang dengannya di se­la-sela training ESQ yang berlang­sung di Markas Komandan Korps Brimob Polda Jawa Barat, Kamis (22/1), mengaku terus terang merasakan perubahan yang dah­syat dalam jiwanya. “Kami ber­komitmen untuk berbuat lebih baik lagi,” kata mereka.

Ketiga polisi itu hanyalah contoh kecil dari 1.300 peserta pelatihan ESQ swagriya Polda Jawa Barat Angkatan I yang berlangsung pada 21-23 Januari 2009. Selain dari anggota kepolisian, training juga diikuti peserta dari unsur kejaksaan, kehakiman, pengacara, wartawan, dan ulama. Training itu diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan polisi menyambut tugas pengamanan menghadapi pemilu legislatif, presiden dan wakil presiden 2009.

Momon menceritakan, ia sendi­ri pernah mengalami hal serupa. “Subhanallah. Inilah pelatihan yang betul-betul dirasakan merasuk ke dalam jiwa. Saya merasakan hidup saya jauh lebih mantap setelah  mengikuti training ESQ,” kata alumni ESQ Eksekutif Angkatan Ke-55 itu.

Kepala Polda Jawa Barat Ins­pektur Jenderal Timur Pradopo tak kalah bangganya. “Alhamdulillah. Sumber daya manusia Polri telah bertambah kemampuannya. Terutama dalam hubungan kedekatan kepada Allah. Ini adalah langkah strategis dalam menjadikan postur polisi yang modern dan profesio­nal,” katanya dalam sambutan saat menutup pelatih­an itu.

Timur Pradopo berhararap,  selepas dari training itu, polisi anggota Polda Jawa Barat dapat menerapkan Tujuh Budi Utama ESQ dalam tugas di lapangan dan dalam kehidupan sehari-hari. “Jadikan sikap jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli, sebagai landasan berperilaku dan bertugas,” katanya.

Pimpinan ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian menyambut baik langkah jajaran Polda Jawa Barat itu. “Inilah awal perubahan. Polisi dan Brimob yang memiliki senjata modern, kini juga dipersenjatai dengan spiritualitas tinggi,” katanya.

Ary menyatakan, di tengah citra polisi yang buruk di mata masyarakat akibat pengalaman masa lalu, upaya Polda Jawa Barat melaksanakan training tersebut bak oase yang sangat menyejukkan. “Semoga kelak orang tidak lagi meng­hujat polisi. Tapi polisi dicintai karena polisilah yang mengajarkan Asmaul Husna,” kata Ary. TAUFIK ABRIANSYAH

4 comments

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s