FKA ESQ Lepas Anggota ke Jalur Gaza


Lantunan solawat mengiringi ’salam semut’ di Musola Ath-Thur, ESQ Leadership Center (ESQ LC), Selasa pekan lalu. Dimulai pemimpin ESQ LC Ary Ginanjar Agustian, satu persatu karyawan ESQ dan sejumlah anggota Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ yang hadir menyalami Dr. H. Adriansyah, Sp.B., dan istrinya, Dr. Novira Ardanari.

Dr. Adriansyah (42 tahun) adalah dokter ahli bedah umum yang berangkat esok harinya menuju Jalur Gaza bersama tim lintas agama dari Indonesia. Tim yang terdiri dari dua dokter dan empat tenaga paramedis itu berencana merintis rumah sakit lapangan di sana.

Dalam acara singkat seusai solat Maghrib itu, Ketua Bidang Sosial FKA ESQ Lea Irawan menitipkan kepada Dr. Adriansyah, yang sehari-hari bertugas di RS Islam Jakarta, bantuan untuk rakyat Palestina. Pada kesempatan itu, Ary memimpin doa bersama, memohon kepada Allah agar Dr. Adriansyah dimudahkan dalam melaksanakan misinya.

Tak pelak, acara itu menjadi ajang pelepasan yang sangat mengharukan karena Dr. Adriansyah dan istrinya, pasangan yang dikarunia empat putri, adalah alumni ESQ. ”Pertemuan ini membuat saya bertambah mantap dan yakin. Doa Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu menjadi bekal saya untuk melangkah,” kata Dr. Adriansyah.

Lea Irawan mengatakan, Dr. Adriansyah dipilih Allah swt untuk mewakili FKA ESQ dalam memberikan bantuan kepada rakyat Palestina. Kepada Dr. Adriansyah, Lea menyerahkan dana Rp. 30.200.000,-. Dana itu antara lain berasal dari penggalangan di ujung acara Renungan Akbar 165 di Gedung Menara 165, 21 Januari lalu.

”Subhanallah, dalam waktu kurang dari 20 menit terkumpul Rp. 27 juta, dan sejumlah dana dalam mata uang asing,” ujar Lea. Bahkan, katanya, ada seorang ibu yang merelakan cincinnya untuk disumbangkan.

Jumlah yang terkumpul itu, kata Lea, memang tidak seberapa. ”Tapi, ini berasal dari hati-hati yang ikhlas, hati-hati yang terpanggil. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan secara maksimal.”

Dr. Adriansyah, yang juga Ketua Muhammadiyah Disaster Management Unit (MDMC), menjelaskan rumah sakit lapangan berbendera Indonesia akan dibuat bersama sejumlah tim lain di Jalur Gaza. Menurut informasi yang didapatnya dari tim yang baru pulang dari sana, sudah tersedia lahan dua hektare untuk proyek tersebut, di samping dana sekitar Rp. 2 miliar sumbangan pemerintah dan masyarakat. Yanto Musthofa

One comment

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s