Asmaul Husna Lepas 132 Jenderal Polisi


1000 anggota Brimob Polda Jabar saat melantunkan Asmaul Husna

1000 anggota Brimob Polda Jabar saat melantunkan Asmaul Husna

Seribu anggota pasukan Bri­gade Mobil (Brimob) Ke­polisian Daerah Jawa Barat memberikan hadiah khusus kepada 132 jenderal polisi yang memasuki masa purna tugas. Tidak hanya ”terbagi” merata, ha­diah malah diteruskan oleh dua di antara para jenderal yang pensiun itu, ke Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ. Itu membuat para pengurus FKA tak kuasa menahan airmata.

Keharuan itu menyelimuti aca­ra Morning Talk di Ruang Cor­doba, Gedung Menara 165, Jakarta Selatan, pada 6 Februari lalu, yang diikuti sekitar 50 alumni ESQ, termasuk beberapa dari Ma­laysia. Kepada hadirin, Brigjen Po­lisi (Purn.) Syamsuddin Jafar (mantan Kepala Biro Pembinaan Kesejahteraan Mabes Polri) dan Brigjen Polisi (Purn.) Kunarto (man­tan Inspektur Wilayah II Itwa­sum Polri) membawakan oleh-oleh berupa rekaman video pro­sesi penglepasan pensiunan jen­deral polisi di Mabes Polri pada 11 Januari 2009.

Dalam prosesi tersebut, 1.000 ang­gota Brimob Polda Jabar de­ngan serempak dan khusyuk melan­tunkan dzikir Asmaul Husna. Di tengah lantunan dzikir, seorang ko­mandan Brimob mengucapkan untaian kalimat doa yang sangat menyentuh hati. “Subhanallah, saya merinding,” kata Ketua Bidang Sosial FKA ESQ Lea Irawan seusai menyaksikan ta­yangan video tersebut.

Menurut Syamsuddin, ide peng­lepasan 132 purnawirawan Mabes Polri (dari bintang 1 hingga bintang 4) dengan lantunan dzikir Asmaul Husna itu datang dari Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Da­nuri. Jauh sebelumnya, Kapolri su­dah pernah mendengar tentang training ESQ, bahkan sudah membaca buku-buku tentang ESQ. Selain itu, sekitar 75 persen dari 132 purnawirawan pensiunan itu pun sudah ikut training ESQ.

“Tujuan penglepasan dengan Asmaul Husna adalah untuk mem­buat para purnawirawan dengan gagah perkasa mengakhiri masa tugasnya di Polri menuju tugas yang baru di masyarakat,” kata Syam­suddin. Ia menambahkan, dzikir itu diharapkan bisa mem­buat para purnawirawan memiliki sikap mental yang siap menghadapi kehidupan di luar kepolisian, tidak sakit-sakitan atau stres. “Se­baliknya, mereka akan lebih percaya pada Allah swt.”

Syamsuddin menjelaskan, Pol­ri telah secara signifikan memba­ngun profesionalisme sejak 1999. Dalam melaksanakan tugasnya, setiap anggota Polri dituntut tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis, tapi juga bermoral. Untuk tujuan itu, kata dia, training ESQ sangat membantu.

Karenanya, dimulai dari para pejabat tinggi, polisi melakukan ge­brakan besar sejak 2007 de­ngan mengadakan training ESQ di sekolah-sekolah Polri. “Tiga pilar yang dibangun ESQ, yaitu kecerdasan intelektual, emo­sio­nal dan spiritual, mampu meng­hasilkan pemimpin yang jujur, bertanggungjawab, disiplin, visio­ner, mampu bekerjasama, adil dan peduli,” kata Syamsuddin merujuk nilai dasar Tujuh Budi Utama ESQ.
Bagi anggota Brimob Polda Jabar, melantunkan Asmaul Husna adalah menu sehari-hari. Kini, tiap kali bertugas di lapangan, seperti saat mengamankan demonstrasi massa, mereka bersenjatakan As­maul Husna. ”Senjata utama kami sekarang adalah Asmaul Husna, dan ini ternyata lebih efektif,” kata Komandan Satuan Brimob Polda Jabar, Komisaris Besar Bambang Usadi, yang kini dipromosikan menjadi Wakil Kepala Polda Maluku.

Seusai menyampaikan presen­tasinya, Syamsuddin menyerahkan keping DVD rekaman tersebut ke­pada Sekretaris Jenderal FKA ESQ Haryo Puguh. Selain presentasi Syamsuddin, acara Morning Talk juga ”dimeriahkan” oleh kisah-kisah mengharukan para alumni dari Malaysia dalam menyebarkan nilai-nilai 165.

Morning Talk adalah wadah silaturahim alumni ESQ yang se­lalu diadakan seusai upacara pembukaan training Eksekutif. Itu melengkapi fasilitas bagi para alumni yang, biasanya, setelah aca­ra pembukaan training, mengikuti sesi-sesi training di ruang alumni, termasuk pada training Eksekutif Angkatan ke-77 akhir pekan lalu, yang dihadiri sekitar 300 alumni.

Di ruang alumni, mereka bisa menyegarkan kembali pengalaman training mereka. Untuk itu, di­buatkan ruang khusus alumni yang nyaman, yaitu balkon Gra­nada Ballroom. Ruangan yang me­ru­pakan bagian dari fasilitas gratis untuk para alumni itu, hampir selalu penuh terisi setiap kali training Eksekutif diadakan di sana. Yanto Musthofa (ymusthofa_165@yahoo.com), Karyati Niken Sugesti (nickn_30@yahoo.com)

6 comments

  1. Asslm wr.wb,subhanallah, Walhamdullilah, Wallaillahaillalah, Wallahuakbar. Salam Satria 165 ESQ,Salam dari anggota Dit Reskrim Polda Sumut untuk teratai sejati.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s