5200 Mahasiswa Baru Unair Ikuti Training ESQ



Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk kedua kalinya memberikan pendidikan karakter bagi mahasiswa barunya. Sekitar 5.200 mahasiswa baru (maba) 2011 mengikuti “Pelatihan Jati Diri Mahasiswa Baru Universitas Airlangga 2011” yang dimulai pada pekan ketiga September 2011 hingga bulan Desember 2011 dan dilaksanakan secara paralel di kampus B dan C setiap pekan. 

Ada sedikit perbedaan pada penyelenggaraan tahun kedua pelatihan ini. Tahun lalu pelatihan tiap pekan diikuti oleh maba dari fakultas dan jurusan yang berbeda, sedangkan tahun ini diikuti oleh maba dari fakultas dan jurusan yang sama.

Penyelenggaraan pelatihan pekan pertama pada Sabtu-Minggu, 24-25 September 2011, berlangsung di dua tempat, yaitu Kampus B untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Kampus C untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran. Pelatihan ini dipandu oleh tim training dari ESQ Leadership Center, yaitu: Ridwan Mukri, Andrian Hamzah, Risman Nugraha, Haris Muchtar, dan lain-lain.

Hadir pada sesi pembukaan antara lain: Wakil Rektor I, Prof Achmad Syahrani, dan Direktur Kemahasiswaan, Prof Imam Mustofa.

Direktur Kemahasiswaan, Prof Imam Mustofa, dalam sambutannya menyatakan bahwa dirinya sangat bersyukur sekitar lima ribu mahasiswa baru telah diterima kuliah di salah satu kampus terbaik di Indonesia.

Imam kemudian menegaskan pentingnya keseimbangan antara hardskill dan softskill. “Secara IQ harus unggul, karena dengan IPK yang tinggi secara awal akan lebih diutamakan dan akan lebih banyak mendapat berbagai kesempatan dan peluang saat melamar bekerja. Namun untuk mencapai sukses, saat mulai bekerja dan berinteraksi dengan lingkungan, akan banyak memerlukan terasahnya softskill, atau EQ,” papar Imam.

Imam menjelaskan tujuan dilaksanakannya training ESQ bagi maba Unair adalah untuk mewujudkan alumnus Unair yang sesuai dengan semboyan “Excellence with Morality” yang akan sukses dengan ditunjang EQ dan SQ untuk peradaban unggul. “Karena kalau tidak demikian, maka hanya akan menjadi manusia yang membuat kerusakan di muka bumi,” tambah Imam.

Imam lalu mencontohkan karakter unggul: bila meeting tidak terlambat, tidak titip absen, tidak nyontek, dan sebagainya, “Meskipun orangtua, dosen, atau teman tidak tahu, namun ada Yang Maha Mengetahui,” ungkapnya.

“Mahasiswa dengan perilaku seenaknya, titip absen, tidak rajin, sering nyontek, meskipun lulus sebagai sarjana, kalau diberi tugas biasanya tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

“Berbeda dengan yang sudah terbiasa berperilaku baik, biasanya hidupnya pun juga luar biasa, dan menjadi orang-orang yang sukses. Mereka menggunakan waktu dan segala kesempatan untuk selalu berbuat yang terbaik,” pungkasnya.

Karena itu, Imam menjelaskan, Unair dan ESQ bekerjasama dan punya tujuan yang sejalan, dengan harapan sekitar 10 tahun ke depan, para pemimpin di berbagai bidang adalah lulusan Universitas Airlangga yang memiliki keunggulan yang dilandasi moralitas sesuai tagline Unair, “Excellence with Morality”.

Imam berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengikuti dengan seksama pelatihan ESQ serta banyak bersyukur. (keppy/sym)

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s