40.000 Alumni Riau Ikuti Jalan Sehat 165


Puluhan ribu alumni ESQ yang terdiri dari warga Riau dan sekitarnya tumpah-ruah memadati jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru untuk mengikuti “Jalan Sehat 165” bersama pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian dan para tokoh setempat, Minggu (9/10). Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Jalan Kaki Sedunia (World Walking Day).

“Riau sungguh luar biasa. Semangat, optimisme, dan kebersamaan seperti ini harus terus dilestarikan menuju Riau Emas 2020,” ujar Ary Ginanjar dalam sambutannya di hadapan sekitar 40 ribu peserta. 

Pada kesempatan ini Ary mengatakan bahwa bangsa sukses adalah bangsa yang memiliki karakter yang positif atau para alumni ESQ biasa mengenalnya dengan 7 Budi Utama yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, visioner, kerjasama, adil, dan peduli.

“Bila nilai-nilai ini terintegrasi kepada setiap anak bangsa, maka misi Indonesia Emas 2020 dapat tercapai. Bangsa yang memiliki karakter ini akan menjadi bangsa yang besar dan kuat. Sejarah telah membuktikannya,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Wan Syamsir Yus, yang mewakili Gubernur Riau yang tengah berada di Jeddah melepas para peserta. Wan Syamsir Yus menyatakan ia sangat mendukung acara yang melibatkan ribuan warga tersebut.

“Dengan antusiasme masyarakat yang sangat besar dalam kegiatan ini, sepatutnya kita dapat menggelar acara serupa secara rutin ke depannya. Acara ini selain merupakan acara yang sangat positif juga dapat menghidupkan kota Pekanbaru di Ahad pagi,” kata Wan Syamsir.

Wan Syamsir Yus, Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husein, Danrem 031/ WB Kol Inf Zaedun, Sekko Pekanbaru, Ketua Formi, Ramli Walid, dan Ary Ginanjar serta Kordinator Daerah (Korda) FKA ESQ se-Riau yang hadir membawa banner 7 Budi Utama berbaur dengan masyarakat untuk melepas acara jalan sehat tersebut.

Puluhan ribu peserta bergerak seperti seekor naga yang tengah memutari Kota Pekanbaru. Saking banyaknya peserta, saat kepala barisan telah mendekati garis finish, bagian belakang baru bergerak meninggalkan garis start.

“Syukurlah acara ini menjadi momen bagi FKA ESQ Riau untuk kembali aktif menjalin silaturahmi dengan 30.000 alumni ESQ yang kini ada di Riau dan juga hadirnya perwakilan FKA negeri jiran Malaysia,” kata Ketua FKA alumni ESQ Riau Maswandi.

Seperti acara serupa di kota-kota lainnya, kegiatan ini masuk dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Riau untuk menciptakan provinsi Riau Emas pada 2020.

Sebelumnya, Jumat (7/10), Ary Ginanjar Agustian bersama Kombes Pol M Akmil mewakili Polda Riau, dan tokoh pendidikan Riau Dadang Iskandar menjadi narasumber dalam seminar di Hotel Pangeran, Pekanbaru. Tampil sebagai moderator dalam acara bertema “Temu Ramah Membangun Karakter Bangsa Menuju Riau Emas 2020” ini pemerhati masalah sosial Pekanbaru, Helfizon.

Dalam seminar ini, Dadang menyampaikan salah satu penyebab buruknya perilaku pejabat, seperti korupsi, diawali dengan ketidakjujuran. Sebab kejujuran paling dasar adalah kebiasaan jujur di dalam kelas dengan tidak menyontek.

“Mukhtar Lubis dalam hasil stu­dinya, pejabat yang korupsi mem­punyai korelasi positif dengan kebiasaan mereka dalam menyontek saat di jenjang pendidikan. Maka sekarang ini sangat sulit memberantas korupsi selama sistem pendidikan kita tidak dibenahi,” kata pria yang telah menjadi dosen selama empat puluh tahun itu.

Sedangkan Kombes Pol M Akmil mengatakan untuk mewujudkan Riau Emas dan mencapai Indonesia Emas 2020 harus dapat dukungan dari elemen masyarakat. Termasuk dari Kapolri, Kapolda, Kapolres, ataupun Kapolsek.

“Untuk mewujudkan Polda Riau Emas, maka dibutuhkanlah polisi-polisi yang berkarakter dan itu tidak hanya di level bawah, tetapi semua level baik itu Kapolri, Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek dengan cara ikut training ESQ,” ucapnya.

Ia menambahkan, bila sudah mendapat dukungan dari level atas maka nanti atasanlah yang mendorong bawahannya agar satu visi dan satu misi. Sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Dengan begitu, kelak dapat menyokong Riau Emas,” ujarnya.

Menanggapi dua pembicara sebelumnya, Ary Ginanjar mengajak para alumni untuk mengubah kondisi Indonesia sesuai dengan apa yang dicita-citakan para alumni ESQ 165 yaitu Indonesia Emas. Yang dimaksud Indonesia Emas 2020 adalah keadaan masyarakat yang memiliki karakter 7 Budi Utama.

Selain acara seminar, ESQ Leadership Center juga memberikan training bagi Polda Riau pada Jumat-Sabtu (7-8/10) di Hotel Labersa Pekanbaru. Acara yang diikuti oleh 651 peserta ini dibuka oleh Kombes Pol M Akmil.

Sedangkan hari Sabtu (8/10), ESQ Leadership Center juga menggelar training ESQ Parenting bagi warga Riau dan sekitarnya yang diikuti sekitar 200 peserta. Pelatihan yang dipandu langsung oleh Ary Ginanjar ini menekankan bahwa pendidikan karakter dimulai dari lingkungan keluarga untuk mendukung terwujudnya Riau Emas. (rip/jos/sym)

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s