ESQ Bangun Karakter Pegawai KPU


Ketua KPU Hafiz Anshary saat membuka in house training ESQ Basic Angkatan Pertama di Twin Plaza Hotel, Senin (17/10)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengikutsertakan 110 anggotanya dari lingkungan Sekretariat Jenderal untuk menjalani training pembentukan karakter. Dalam hal ini, KPU menggandeng ESQ Leadership Center untuk memotivasi dan meningkatkan budaya organisasi para pegawainya.

“Alhamdulillah cita-cita dan keinginan yang sudah sekian lama kita pendam untuk melaksanakan training ESQ dapat kita wujudkan hari ini atas kehendak dan izin Allah SWT,” kata Ketua KPU Hafiz Anshary saat membuka In House Training ESQ Basic Angkatan Perdana di Twin Plaza Hotel, Senin (17/10) sore.

Sebagai penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) dari tingkat bupati hingga presiden, kata Hafiz, karyawan KPU perlu sekali diberikan training ESQ karena mereka memiliki tantangan yang luar biasa. Seperti dihadapkan dengan banyak tekanan, godaan, rayuan, bahkan intimidasi dari banyak pihak.

“Karyawan KPU dituntut memiliki mental yang membaja, mental yang kuat, mental yang tahan banting. Tahan terhadap godaan, tahan terhadap rayuan, tapi juga kuat terhadap intimidasi dari pihak manapun,” ujarnya.

Hafiz menyatakan ESQ merupakan salah satu metode yang sangat bagus untuk membina mentalitas. Orang-orang yang berhasil dalam training, seakan terlahir kembali menjadi manusia-manusia yang tahan banting dan bekerja semata-mata hanya ingin mendapat rahmat dari Allah SWT.

“Sehingga dalam situasi dan kondisi seperti apapun yang ada hanya kegembiraan dan kebahagiaan. Ia bekerja dengan penuh kebahagiaan, tidak pernah mengeluh, tidak pernah sakit hati, tidak pernah kecewa,” jelasnya.

Menurut alumni ESQ Eksekutif Angkatan ke-40 Jakarta tahun 2005 ini, sekuat-kuatnya mental orang, ia akan tersungkur karena tahu siapa dirinya sesungguhnya, siapa Tuhannya, kemana dia harus pergi, dan apa yang harus dilakukannya di dunia ini.

“Bapak Ibu tidak usah khawatir. Capek, lelah, lesu, lunglai tidak akan terjadi di ESQ. Semua akan gembira, meskipun semuanya harus menangis. Itulah istimewanya training kita ini,” paparnya. “Kalau ada yang tidak menangis kebangetan,” lanjutnya.

Dalam training yang dipandu oleh Samsul Rahman dan Singgih Kartika Sekti itu, pria kelahiran 14 Agustus 1956 ini menyampaikan rasa gembira karena Biro SDM KPU sudah bisa menyelenggarakan training ESQ.

“Sejak awal masuk ke KPU, salah satu training yang saya usulkan adalah training ESQ ini,” tuturnya.

Suami dari Noor Wahidah ini mengharapkan agar training ESQ tidak berhenti pada sesi ini saja, tetapi seluruh karyawan KPU yang berjumlah 13.500 juga harus ditrainingkan. Kalau seluruh karyawan ditrainingkan secara intensif, Insya Allah akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

“Keluar dari training ini akan memiliki semangat baru, mentalitas baru, dan yang malas-malas akan rajin. Kalau sudah menjadi alumni ESQ sudah tidak lagi, karena kebahagiaan bukan karena materi, kebahagiaan bukan karena pujian. Tetapi kebahagiaan karena kemampuan menyelesaikan tugas sebaik-baiknya,” pungkasnya. (jos/sym)

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s