Perangkap Kesia-siaan


Foto: rezaecha.wordpress.com

Dunia memang lautan senda gurau. Pesonanya adalah muara tipu daya. Kadang tak lagi terbaca sisi kebenaran dan kebathilan padanya, bahkan seringkali memasang perangkap kesia-siaan diantaranya.
Perangkap yang membuat seseorang merasa menjadi pahlawan tetapi sesungguhnya hanya menuai kehampaan di mata Allah Yang Maha Adil.
Jerat-jerat yang mengundang decak kagum dan lambungan pujian tetapi bernilai kosong di hadapan Sang Pemilik Mizan.

Sungguh, hidup ini berkejaran dengan kematian. Setiap waktu seharusnya berisi bekal yang membuka pintu-pintu ridha-Nya. Sangat merugi orang-orang yang bekerja keras lagi kepayahan. Namun, tertunduk di hari penghitungan dan bergerak lesu memasuki api neraka.

Berhati-hatilah terhadap kesia-siaan. Waspadalah dengan riuh tepuk tangan yang melambungkan rasa. Karena, pejuang sejati bekerja hanya berjuang berteman Tuhannya. Dalam bilik-bilik sunyi yang menggoreskan banyak arti. Dalam bising deru senapan yang tak pernah meneriakkan namanya. Demi sebuah negeri abadi yang disediakan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi.

Salam 165,
Ary Ginanjar Agustian

One comment

  1. Reblogged this on Akbar08 and commented:
    Orang yang paling merugi perbuatannya adalah orang yang sia-sia perbuatannya selama di dunia sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.(Qs18:103-104)
    Perbuatan yang menguntungkan adalah perbuatan yang dinilai sebagai ibadah oleh Allah meskipun terlihat sederhana

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s