Peniru Ulung


Kita sering menuntut anak melakukan hal yang kita inginkan, yang kita sukai. Bahkan tak jarang pula memaksa mereka melakukan ini dan itu.
Meminta mereka tidak berbohong, menuntut mereka rajin dan bertanggungjawab.
Tapi sayangnya kita sendiri tidak melakukan itu, kita tidak memberikan contoh.
Bahkan tak jarang kita justru melakukan hal yang bertentangan.

Misalnya saja, kita meminta anak untuk rajin, sementara kita bermalas-malasan, meminta anak untuk jujur, sementara kita sering berbohong di depan mereka.

Anak merupakan peniru paling ulung, ia akan dengan gampang dan cepatnya mencontoh apa yang orang terdekatnya lakukan, khususnya orang tua.

Jika kita menginginkan anak kita menjadi seperti apa yang kita inginkan, maka mulailah dengan kita melakukan hal itu, memberikan CONTOH pada mereka.

Salam 165,
Ary Ginanjar Agustian

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s