Anak Dari Surga Menuju Surga (Catatan Parenting 4)


buku-anak-dari-surgaKini buku yang ditunggu-tunggu bisa Anda dapatkan, melengkapi 3 seri sebelumnya: Anak Dari Surga Menuju Surga (Catatan Parenting 4) karya penulis dan pembicara Ida S Widayanti. Pemesanan: SMS/WA 0853-1131-9907 | BBM D0B5101E.

Sinopsis:
Seorang anak berusia 8 tahun berbisik lembut di telinga ibunya yang sedang terlelap dalam kelelahan.
“Umi, sedang sholat tidak?” Si ibu antara sadar dan tidak menganggukan kepala.
“Sudah adzan. Kita sholat Ashar, yuk!” ujar si anak.
“Ade wudhu duluan ya!” kata si ibu pada anak bungsunya itu, berharap bisa mengulur waktu barang sejenak.
“Aku sudah wudhu, sajadahnya juga sudah digelar.”
Masyaa Allah… betul saja di ruangan mereka sudah tergelar sajadah.

Bandingkan dengan kisah berikut ini. Seorang ibu takut anaknya tidak melakukan sholat. Di subuh yang dingin, anak yang belum baligh ini dibangunkan dengan kasar. Dalam iringan suara adzan, si anak diteriaki dan mukanya dilempari lap kotor.

Apa pengakuan anak tersebut saat ia sudah menjadi dewasa.
“Saya menjadi seorang pendendam. Saya bisa mematikan karier seseorang bahkan bisa men-‘shut down’ hidup seseorang dengan pikiran saya. Ibu boleh percaya atau tidak, ketika pikiran saya mengatakan ‘shut down!’ pada seseorang, maka malam itu juga orang tersebut ditemukan meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.

Jika kisah kedua dirasakan ekstrim, saya sendiri pernah melakukannya dalam tingkat yang berbeda. Suatu malam anak sulung saya tertidur sebelum ia menunaikan sholat isya. Karena takut anak meninggalkan sholat, saya bangunkan anak saya dengan ancaman, “Nak, lihat rumah kita tak berpagar, bagaimana kalau kita tidak sholat isya nanti malam bisa saja rumah kita didatangi maling, mana Abi sedang tidak ada di rumah!”

Apa yang terjadi, anak saya menangis ketakutan lalu berkata, “Mengapa Umi menakut-nakuti aku,” katanya. Ia pun sholat dalam keadaan terpaksa dan penuh rasa takut dan marah. Pengalaman yang sangat saya sesali dan tak bisa saya lupakan.

Apa rahasia pendidikan orangtua pada kisah pertama sehingga si anak mudah menjalankan ibadah sholat.

Ternyata kuncinya sederhana, ibu si anak meyakini bahwa anak-anak berasal dari surga, memiliki berbagai sifat kebaikan dan kemuliaan. la yakin anaknya akan mencintai sholat, sehingga tak perlu mendidiknya dengan kekerasan karena ia pasti ingin mudik ke kampung halamannya di surga.

Berbeda dengan orangtua pada kisah kedua ia takut anaknya ke neraka, sehingga yang dilakukan adalah mengancam dan menyakiti. Lebih baik sakit di dunia dari pada sakit di akhirat.

Sekilas tampak ada kemiripan prinsip, namun melahirkan cara dan metoda yang sangat berbeda sehingga pada akhirnya melahirkan hasil yang juga sangat berbeda pula.

Cara mendidik seperti apa yang Anda lakukan? Semoga buku Anak dari Surga Menuju Surga ini dapat menginspirasi.

anak-dari-surga-full

Judul buku: Anak dari Surga Menuju Surga
Penulis: Ida S Widayanti
Penerbit : Arga Tilanta
Harga : Rp 50.000

Beli Paket (4 buku) free ongkir Jabodetabek harga Rp 200.000 terdiri dari:
1. Belajar Bahagia, Bahagia Belajar (Catatan Parenting 1)
2. Bahagia Mendidik, Mendidik Bahagia (Catatan Parenting 2)
3. Mendidik Karakter dengan Karakter (Catatan Parenting 3)
4. Anak Dari Surga Menuju Surga (Catatan Parenting 4)

Pemesanan: SMS/WA 0853-1131-9907 | BBM D0B5101E.

Cara pemesanan:

  1. Ketik order #anakdarisurga atau #catatanparenting1234 beserta nama dan alamat lengkap.
  2. Kami akan menginfokan ongkos kirim, total beserta nomor rekening pembayaran.

Tulis Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s